STAI Al Kamal kembali menggelar kegiatan rutin Seminar dan Diskusi Dosen yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M). Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, bertempat di Ruang Pertemuan STAI Al Kamal, dengan diikuti oleh para dosen dari berbagai program studi.

Pada kesempatan tersebut, Ali Hadi, S.H., M.H. bertindak sebagai pemateri dengan mengangkat tema “Politik Hukum Internasional Islam terhadap Pemberlakuan Hukum Adat, Tradisi Adat, dan Budaya Lokal yang Hidup di Masyarakat Jawa Kabupaten Rembang (Analisis Lima Teori Receptie dan Para Tokohnya)”.
Dalam pemaparannya, Ali Hadi menjelaskan hubungan antara hukum Islam, hukum adat, dan dinamika politik hukum yang berkembang dalam masyarakat Jawa, khususnya di Kabupaten Rembang. Kajian ini menyoroti bagaimana berbagai teori receptie beserta para tokohnya memandang eksistensi hukum adat dan budaya lokal dalam praktik kehidupan masyarakat, serta relevansinya dalam perspektif hukum Islam dan hukum nasional.
Kegiatan seminar berlangsung secara interaktif dan dinamis. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan memberikan berbagai tanggapan, pertanyaan, dan masukan terhadap materi yang disampaikan. Beberapa dosen yang aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi di antaranya Khairul Wahyudi, M.H., Moh. Isa Anshori, M.H., dan Muhammad Rouf, M.Pd.I. Berbagai pandangan dan masukan yang disampaikan semakin memperkaya pembahasan serta membuka ruang kajian yang lebih luas terkait hubungan hukum Islam dan hukum adat dalam konteks masyarakat Indonesia.
Kepala LP2M STAI Al Kamal, Zainal Abidin, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan seminar dan diskusi dosen ini dapat menjadi wadah pengembangan budaya akademik di lingkungan kampus.
“Semoga dengan diskusi ini nantinya akan ada banyak tulisan dosen yang dimuat di jurnal nasional maupun internasional,” ujar Zainal Abidin.
Melalui kegiatan rutin ini, LP2M STAI Al Kamal terus berupaya mendorong peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah dosen. Selain menjadi sarana berbagi gagasan dan hasil kajian, seminar dosen juga diharapkan mampu memperkuat tradisi akademik serta menghasilkan karya-karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Antusiasme peserta yang tinggi menjadi indikator positif bahwa forum diskusi ilmiah semacam ini sangat dibutuhkan sebagai ruang bertukar pemikiran, memperluas wawasan, serta memperkuat kolaborasi akademik di lingkungan STAI Al Kamal. Dengan demikian, kegiatan seminar dosen tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas publikasi ilmiah para dosen.
