Sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas akademik sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan, STAI Al Kamal melalui program rutin Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) kembali menyelenggarakan seminar diskusi dosen. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi para akademisi untuk saling bertukar gagasan, memperluas wawasan, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam pengembangan institusi perguruan tinggi.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua LP2M, Bapak Zainal Abidin, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya forum ilmiah sebagai media refleksi sekaligus evaluasi berkelanjutan bagi civitas akademika. Beliau berharap diskusi semacam ini dapat menjadi pendorong peningkatan mutu pendidikan serta penguatan sistem tata kelola institusi secara konsisten dan berkesinambungan.
Pada sesi utama, seminar mengangkat tema “Pemetaan Mutu dan Strategi Tata Kelola Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta di Indonesia: Antara Kerentanan dan Resiliensi.” Materi disampaikan oleh Bapak Muhammad Rouf, M.Pd.I, dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Dalam paparannya, beliau mengulas secara mendalam berbagai tantangan yang dihadapi oleh Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS), mencakup aspek kelembagaan, kualitas sumber daya manusia, hingga tingkat daya saing di kancah nasional.
Lebih lanjut, beliau menggarisbawahi kondisi kerentanan yang kerap dialami PTAIS, seperti keterbatasan sumber pendanaan, lemahnya kapasitas manajerial, serta tekanan regulasi yang semakin kompleks. Namun demikian, di balik tantangan tersebut terdapat peluang resiliensi yang dapat dikembangkan, di antaranya melalui penguatan jejaring kelembagaan, inovasi dalam tata kelola, serta peningkatan kualitas akademik yang berbasis pada kebutuhan masyarakat.
Pemaparan yang sistematis dan komprehensif tersebut mendapatkan respons positif dari para dosen yang hadir. Diskusi berlangsung interaktif dan dinamis, ditandai dengan berbagai tanggapan, masukan, serta pertanyaan kritis dari peserta. Di antaranya Ibu Siti Rosyidah, Bapak Mustain, Bapak Isa Anshori, dan Bapak Ali Hadi yang mengangkat isu-isu strategis terkait kebijakan, tata kelola, serta arah pengembangan kampus ke depan, khususnya dalam konteks STAI Al Kamal.
Partisipasi aktif dalam forum ini mencerminkan tingginya kepedulian dosen terhadap kemajuan institusi. Ragam perspektif yang muncul diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam merumuskan strategi pengelolaan kampus yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif.
Melalui penyelenggaraan diskusi rutin ini, LP2M STAI Al Kamal menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang kritis, terbuka, dan kolaboratif. Diharapkan, hasil dari forum ini tidak hanya berhenti pada tataran diskursus, tetapi mampu diwujudkan dalam kebijakan dan praktik nyata demi peningkatan kualitas perguruan tinggi secara menyeluruh.
