LP2M STAI Al Kamal menggelar kegiatan rutin Seminar Diskusi Dosen pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kampus dalam meningkatkan budaya akademik, memperkuat tradisi diskusi ilmiah, serta mendorong lahirnya karya-karya akademik yang bermanfaat bagi institusi dan para dosen.
Pada kesempatan tersebut, seminar menghadirkan Bapak Khairul Wahyudi, M.H., dosen Program Studi Hukum Keluarga Islam, sebagai pemateri utama. Beliau menyampaikan materi bertajuk “Konstruksi Normalitas Sosial dan Krisis Otoritas Ilmiah: Analisis Stock of Knowledge dan Tipikasi dalam Perspektif Fenomenologi Alfred Schutz.”

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua LP2M, Bapak Zainal Abidin, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan besar agar forum diskusi dosen ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi mampu berkembang menjadi karya ilmiah yang produktif, baik dalam bentuk artikel jurnal, prosiding, maupun penelitian kolaboratif yang memberikan manfaat bagi kampus dan pengembangan kompetensi dosen.
Selanjutnya, sesi inti diisi dengan pemaparan materi oleh Bapak Khairul Wahyudi, M.H. yang menjelaskan bagaimana konsep stock of knowledge dan tipikasi dalam perspektif fenomenologi Alfred Schutz dapat digunakan untuk membaca fenomena sosial, khususnya dalam memahami terbentuknya normalitas sosial dan terjadinya krisis otoritas ilmiah di tengah masyarakat modern.
Diskusi berlangsung sangat dinamis dan penuh antusiasme. Semangat peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab, di mana terdapat lima dosen yang memberikan pertanyaan, tanggapan, dan saran konstruktif kepada pemateri, yaitu: Bapak M. Isa Anshori, MH. , Bapak Syaiful Anwar, MH. Ibu Rifatul Mut’ah, M.Pd., Bapak Muhammad Rouf, M.Pd.I., dan Bapak Shofiyuddin, M.Pd
Beragam pertanyaan yang muncul semakin memperkaya perspektif pembahasan, sekaligus menunjukkan tingginya minat dosen dalam mengkaji isu-isu sosial dan ilmiah melalui pendekatan fenomenologi.
Kegiatan seminar diskusi dosen ini diharapkan terus menjadi ruang produktif bagi sivitas akademika dalam memperkuat budaya ilmiah, meningkatkan kualitas penelitian, dan membangun kolaborasi intelektual antar dosen di lingkungan kampus.
