Home » Berita » Ormawa STAI Al-Kamal Ikut Andil dalam Gerakan 1000 Pohon Cemara di Pantai Balongan

Ormawa STAI Al-Kamal Ikut Andil dalam Gerakan 1000 Pohon Cemara di Pantai Balongan

Kragan, 13 Januari 2026 — Organisasi Mahasiswa (Ormawa) STAI Al-Kamal Sarang menegaskan perannya sebagai agen perubahan sosial melalui partisipasi aktif dalam kegiatan penanaman 1.000 pohon cemara di kawasan Pantai Balongan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jumat (13/01). Keterlibatan mahasiswa tidak sekadar simbolis, melainkan menjadi bagian integral dari gerakan kolektif pelestarian lingkungan pesisir yang melibatkan berbagai unsur strategis daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh CKD 1 Provinsi Jawa Tengah, Forkopimcam Kragan, Yonif TP 888 SS Rembang, Karang Taruna Kabupaten Rembang, PMII STAI Al-Kamal Sarang, pengelola DTW Pantai Balongan, serta masyarakat setempat. Di tengah kolaborasi lintas sektor tersebut, kehadiran Ormawa STAI Al-Kamal menonjol sebagai representasi perguruan tinggi yang berkomitmen pada pengabdian masyarakat berbasis kesadaran ekologis.

Ketua Ormawa STAI Al-Kamal Sarang menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam aksi penghijauan ini merupakan implementasi konkret nilai-nilai tridarma perguruan tinggi, khususnya aspek pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, gerakan ini juga menjadi ruang edukatif bagi mahasiswa untuk memahami persoalan lingkungan secara langsung dan mendorong lahirnya kepemimpinan sosial yang responsif terhadap isu keberlanjutan.

“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam persoalan lingkungan. Kehadiran kami di sini adalah wujud tanggung jawab moral dan akademik untuk turut menjaga keseimbangan ekosistem,” ujarnya di sela kegiatan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Balongan menegaskan bahwa penanaman cemara pantai memiliki dimensi ekologis jangka panjang, terutama dalam menekan laju abrasi dan mereduksi dampak perubahan iklim. Hal senada disampaikan perwakilan Forkopimcam Kragan yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam membangun ketahanan lingkungan daerah.

Bagi Ormawa STAI Al-Kamal, keterlibatan dalam kegiatan ini bukan sekadar agenda insidental, melainkan bagian dari strategi pembentukan karakter mahasiswa yang peduli terhadap isu lingkungan. Secara ekologis, cemara pantai memiliki fungsi strategis sebagai penahan angin laut, pengurang abrasi, sekaligus elemen estetika yang mendukung keberlanjutan kawasan wisata.

Mahasiswa Ormawa dan PMII STAI Al-Kamal terlihat aktif dalam proses distribusi bibit, penanaman, hingga koordinasi teknis di lapangan bersama unsur TNI dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa mampu berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam agenda pembangunan berkelanjutan berbasis komunitas.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi sebagai simbol komitmen kolektif seluruh pihak yang terlibat. Bagi Ormawa STAI Al-Kamal Sarang, momentum ini menjadi penguatan identitas kelembagaan sebagai organisasi mahasiswa yang tidak hanya progresif dalam wacana, tetapi juga konsisten dalam aksi nyata.

Melalui partisipasi ini, Pantai Balongan tidak hanya diposisikan sebagai destinasi wisata, melainkan sebagai ruang pembelajaran sosial-ekologis yang menegaskan pentingnya kolaborasi, kesadaran hukum lingkungan, dan tanggung jawab antargenerasi dalam menjaga kelestarian alam.

Penulis: Hikmah Mahmudin